AKU INGIN JADI BINTANG DIHATIMU
Mengenang
Ibunda Khadidjah ra,perempuan yang pesonanya menerangi langit
zaman,bintang yang pesonanya tak pernah redup walau digosok waktu.
Telah tergaris takdir membutuhkan seorang khadidjah dalam menemani Rosulullah dalam misi kenabian.Saat wahyu pertama digua hira,berat terasa dipikul sang Rosul.Pulanglah Rosulullah dengan keringat bercucuran.Rasa takut tak terperi,rona wajah pucat pasi.tanpa banyak pertanyaan khadidjah mendekapnya,menjalarkan gelombang ketenangan,yang menjalarkan kesuksesan Rosul pada fase fase kenabian berikutnya.
"ia beriman kepadaku saat yang lain ingkar,ia menyerahkan hartanya disaat orang lain pelit"begitulah kata Rosulullah pada Aisyah,disaat dia cemburu akan keutamaan khadidjah.
Bayangkan disaat orang lain menghina,mencibir,menolak,khadidjah hadir saat itu,tak hanya mendengar tapi ikut berjuang.Wajar bila posisi khadidjah tak tergantikan,dihati Rosulullah,walau sudah wafat.
Begitupun sang bintang dihati
Walau tak bersama
Namun tetap terkenang.
Aku teringat seorang teman bercanda padaku
"kau pasti teringat Pria soleh dari Eropa itu"
Aku tersenyum.
Menghadirkan kenangan dibawa debur ombak dikotaku
Suatu saat aku akan katakan padanya"kaulah bintang dihatiku,walau aku tak sesempurna khadidjah,tapi aku akan belajar untuk itu"
Jadi,BUKANLAH pria lain yng lebih tampan kaya raya.Hanya saja ketika kita sudah memutuskan seseorang jadi bintang dihati kita,kita harus mempertahankannya,pesona milik orang lain bukan untuk dipusingkan.
Telah tergaris takdir membutuhkan seorang khadidjah dalam menemani Rosulullah dalam misi kenabian.Saat wahyu pertama digua hira,berat terasa dipikul sang Rosul.Pulanglah Rosulullah dengan keringat bercucuran.Rasa takut tak terperi,rona wajah pucat pasi.tanpa banyak pertanyaan khadidjah mendekapnya,menjalarkan gelombang ketenangan,yang menjalarkan kesuksesan Rosul pada fase fase kenabian berikutnya.
"ia beriman kepadaku saat yang lain ingkar,ia menyerahkan hartanya disaat orang lain pelit"begitulah kata Rosulullah pada Aisyah,disaat dia cemburu akan keutamaan khadidjah.
Bayangkan disaat orang lain menghina,mencibir,menolak,khadidjah hadir saat itu,tak hanya mendengar tapi ikut berjuang.Wajar bila posisi khadidjah tak tergantikan,dihati Rosulullah,walau sudah wafat.
Begitupun sang bintang dihati
Walau tak bersama
Namun tetap terkenang.
Aku teringat seorang teman bercanda padaku
"kau pasti teringat Pria soleh dari Eropa itu"
Aku tersenyum.
Menghadirkan kenangan dibawa debur ombak dikotaku
Suatu saat aku akan katakan padanya"kaulah bintang dihatiku,walau aku tak sesempurna khadidjah,tapi aku akan belajar untuk itu"
Jadi,BUKANLAH pria lain yng lebih tampan kaya raya.Hanya saja ketika kita sudah memutuskan seseorang jadi bintang dihati kita,kita harus mempertahankannya,pesona milik orang lain bukan untuk dipusingkan.
Komentar
Posting Komentar